Jumat, 20 Mei 2016

Notulen ILK Hadiri Workshop Jurusan Jurnalistik

Maman Suherman (kanan) saat membawakan materi dalan wokshop "Investigative Journalism" di LT FDK. Jumat (20/05/2016)
Washilah -- Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) mengadakan workshop yang berlangsung di Lecture Teather (LT) FDK. Jumat (20/05/2016)

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini mengangkat tema "Investigative Journalism" yang dibawakan langsung oleh Notulen Indonesia Lawak Klub (ILK) Maman Suherman.

Meskipun kegiatan ini dibuka untuk umum namun workshop tersebut dikhususkan bagi mahasiswa Jurnalistik semester VI sebagai referensi dalam pembuatan skripsi.

“Diharapkan kepada mahasiswa Jurnalistik semester Vl agar menjadikan kegiatan ini sebagai referensi ataupun ide-ide dalam membuat skripsi nantinya," himbau  Ketua Jurusan Jurnalistik Drs Alamsyah Mhum.

Salah satu peserta Hijjul mengaku merasa sangat beruntung bisa hadir dalam acara tersebut, “acara ini menurut saya snagat bagus, karena saya bisa jauh lebih tau betapa luasnya dunia jurnalistik. Terutama cara kerja wartawan investigasi yang penuh tantangan,” ujar mahasiswa Jurnalistik semester II itu.

Penulis: Anugrah Ramadhan
Editor: Fadhilah Azis

IMM UIN Pererat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama

Suasan buka puasa bersama yang digelar oleh IMM komisariat UIN Alauddin di pelataran masjid kampus II. Kamis (19/05/2016)
Washilah-- Ikatan Mahasiswa Muhammadiah Komisariat UIN Alauddin Makassar mengadakan kajian sekaligus buka puasa bersama di pelataran masjid kampus dua UIN Alauddin. Kamis (19/05/2016)

Kajian yang bertemakan "Menyambut Bulan Ramadhan" yang dibawakan oleh Sekretaris Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidayyah Dr Muh Yahdi Spd itu benar-benar menjadi motivasi menjelang bulan ramadhan.

Salah satu panitia Siska menuturkan jika kegiatan ini juga sekaligus sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi di UIN Alauddin

"Dalam kegiatan ini bukan hanya kader IMM itu sendiri, namun juga dari mahasiswa lain dan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi kita di UIN Alauddin Makassar," ungkapnya.

Penulis: Nur Asma
Editor: Fadhilah Azis

Menhan Sulsel Apresiasi Lomba Diskusi

Kepala Kementrian Pertahanan Sulsel Sumarsono
Washilah--Kepala Kementrian Pertahanan (Menhan) Sulawesi Selatan Sumarsono memberi apresiasi lomba Diskusi Cinta Tanah Air yang bekerja sama dengan UIN Alauddin Makassar di Lecthure Theathre (LT) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK). Kamis (19/05/2016)

Ia juga mengatakan bahwa, "kegiatan ini adalah salah satu program kerja dari Menhan sendiri, dan kegiatan kali ini bagus, semangat dan penilaiannya fair," ujarnya saat diwawancarai setelah penutupan.

Lomba diskusi yang mengangkat tema "Dengan Cinta Tanah Air Akan Tercipta Generasi Muda yang Mampu Menghadapi Ekonimi Asean (MEA) Tahun 2016" Ini merupakan salah satu bentuk bela negara kepada para mahasiswa.

Sumarsono juga berharap kepada pemenang lomba diskusi kali ini yang berasal dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) agar bisa membawa nama Sulawesi Selatan di tingkat nasional," harapnya.

Penulis: Erlangga Rokadi  
Editor: Fadhilah Azis

Jurnalistik FDK Undang Pemateri Dari Tiga Negara

Suasana seminar internasional yang digelar di Gedung Auditorium UIN Alauddin. Kegiatan ini menghadirkan tiga pemateri dari tiga negara yang berbeda. Kamis (19/05/2016)
Washilah—Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) menggelar seminar internasional bertajuk “Conflict and Disaster in Writer Eyes”, selain jurusan Jurnalistik kegiatan ini juga diprakarsai oleh Association Journalist Independent (AJI) yang bertempat di Gedung Auditorium kampus II UIN. Kamis (19/05/2016)

Ada tiga narasumber dari tiga negara yang hadir dalam kegiatan ini yakni Elizabeth Inandiak asal Perancis, Sanaz Fatauhi asal Iran dan Irfan Ramli asal Indonesia. Dalam pembahasannya, kegiatan ini juga menjelaskan mengenai pers secara global terhadap konflik bencana.

Baik ketua jurusan, sekretaris jurusan jurnalistik maupun dosen-dosen mengapresiasi kegiatan tersebut sekaligus memberi simulasi kepenulisan bagi mahasiswa.

Sekretaris Jurusan Drs Alamsyah M mengatakan, “Tahun lalu di seminar internasional kami didukung oleh tiga sponsor, alhamdulillah tahun ini kami banyak mendapat dukungan yang tak bisa disebutkan satu per satu,” ujarnya.

Mantan Ketua Jurusan Jurnalistik periode 2010-2012 sekaligus mantan Wakil Dekan (Wadek) 1 FDK  Dr Nurhidayat Muh Said MAg menambahkan, "Seorang jurnalis harus menitikberatkan nilai etika dalam menulis di samping nilai human interest yang jadi news value,” katanya saat diwawancara.

Selain itu, seminar bertaraf internasional ini ditujukan untuk memberi referensi tersendiri bagi mahasiswa jurnalistik itu sendiri.

"Kedepannya pihak jurusan Jurnalistik akan terus mengadakan event-event beredukasi yang juga memupuk nilai religius dan humanis bagi mahasiswa, dengan mengundang kyai yang menjadi ambasador media, sastrawan,” tambah Alamsyah lagi.

Pihak FDK pun mengharapkan agar jurnalis dengan lebel kampus peradaban mampu memberi nafas segar dalam hegemoni pers saat ini.

Penulis: Epi Aresih
Editor: Fadhilah Azis

Dekan FDK: Skripsi Jangan Judul Dulu Tapi Masalah

Suasana penulisan KTI yang berlangsung di LT UIN Alauddin. Kegiatan ini turut menghadirkan Dekan FDK sebagai pemateri. Rabu (18/05/2016)
Washilah --Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Dr Abd Rasyid Masri SAg menjadi pembicara dalam kegiatan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) di Lecthure Theatre (LT) UIN Alauddin Makassar. Rabu (18/05/2016)

Dalam penjelasannya, Abd Rasyid Masri menyampaikan tata cara dan rangkaian pembuatan skripsi bagi Mahasiswa.

"Buat skripsi untuk Strata I (S1) itu mudah, hanya mendeskripsikan. Beda dengan tesis, kalo tesis nanti di Strata II," ujarnya kepada para peserta pelatihan.

Ia juga menekankan kepada peseta bahwa dalam membuat harus dimulai dengan masalah, "kalo mau buat skripsi jangan judul dulu, tapi masalah dulu. Baru dari masalah itu muncul judul," ungkap mantan kepala lembaga penelitian itu. 

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara dari Makassar Internasional Writers Festival (MIWF) 2016 yang bekerja sama dengan Jurusan Jurnalistik UIN Alauddin.

Selain itu, ada juga dua kegiatan lainnya yakni Seminar Internasional yang dilaksanakan pada Kamis (19/05) serta pembahasan mengenai jurnalisme investigasi oleh Notulen Indonesia Lawak Klub (ILK) Maman Suherman. Sabtu (20/05/2016)

Penulis: Erlangga Rokadi
Editor: Fadhilah Azis

Kamis, 19 Mei 2016

Yayasan Kalla Tawarkan Beasiswa Untuk Mahasiswa Semester Akhir

Manajer Community Development Yayasan Kalla saat menjelaskan mengenai beasiswa tugas akhir. Rabu,(18/05/2016).
Washilah -- Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) mengadakan kerjasama dengan Yayasan Kalla Group yang digalakkan oleh Tim Community Care Yayasan Kalla dan berlangsung di Lecture Teather (LT) FDK. Rabu (18/05/2016)

Seminar yang bertajuk "Kompetisi Beasiswa Tugas Akhir" ini disambut baik oleh jajaran birokrasi dan mahasiswa semester akhir. Wakil dekan l Dr Misbahuddin MAg dalam sambutannya juga mengaku sangat gembira dengan adanya kerjasama tersebut.

"Kami sangat gembira karena Yayasan Kalla akan memberikan beasiswa kepada jurusan FDK melalu kerjasama ini," ujarnya.

Beasiswa ini nantinya akan diperuntukkan kepada mahasiswa - mahasiswa yang akan mengurus judul skripsi, selanjutnya mereka yang telah diACC akan diberikan beasiswa Kalla Group.

"Yayasan kalla selalu menganggap mahasiswa yg punya semangat tinggi untuk bisa diberi pangkuan," ungkap Manajer Community Development Yayasan Kalla, Abdul Hakim Alle SPd saat menjelaskan .

Abdul Hakim Alle juga menambahkan "bahwa tahun ini yayasan Kalla Group sedikitnya mengeluarkan dana berkisar Rp.40 milliar dalam menjalankan program ini untuk se-Indonesia." Tutupnya.

Penulis: Anugrah Ramadhan
Editor: Fadhilah Azis

Seminar Kebangsaan, Dema FSH Jalin Kerjasama Dengan BP MPR

Suasana seminar kebangsaan yang berlangsung di lectur teather FSH. Seminar ini menghadirkan sejumlah pemateri seperti Ahmad Zacky Siradj dan Muh Sabri AR. Senin (16/05/2016)
Washilah –Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin mengadakan Seminar Kebangsaan dengan tema “Penguatan Sistem Demokrasi Pancasila”. Kegiatan yang dilaksanakan demi penyerapan aspirasi masyarakat ini berlangsung di Gedung Rektorat lantai empat. Senin (16/05/2016)

Dengan menghadirkan sejumlah pemateri seperti Anggota DPR/MPR RI 2014-2019 Ahmad Zacky Siradj dan Akademisi UIN Alauddin Muh Sabri AR kegiatan ini juga merupakan bentuk kerjasama antara Badan Pengkajian (BP) MPR RI dan Dema FSH

Ahmad Zacky Siradj mengatakan, “Kita perlu kembali merangkul nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dan kembali melihat sejarah sebelum kita sampai hari ini,” ungkapnya.

Di sisi lain Muh Sabri juga menganggap jika pancasila menjadi akar literasi sosial yang berkaitan dengan kedaulatan rakyat.

“Kalau memang pancasila sebagai akar literasi sosial yang telah kita kembalikan maka kita harus mengetahui aturan posisi MPR sebagai disertasi kedaulatan rakyat,” tuturnya.

Selain itu, Zacky Siradj juga menghimbau para penggiat agar lebih sadar terhadap masa depan bangsa kemudian bisa mempertahankan identitas bangsa dalam menghadapi berbagai persoalan.

Penulis: Nurjannah
Editor: Fadhilah Azis

Perpustakaan UIN Akan Buka Bioskop Baca

Sejumlah mahasiswa tampak melintas di depan Gedung Perpustakaan UIN Alauddin Makassar. Menyusul salah satu terobosan baru perpustakaan akan membuka bioskop baca demi peningkatan kunjungan.  Rabu (18/05/2016)
Washilah-- Perpustakaan hari ini tidak lagi berbicara mengenai minat baca tetapi lebih kepada minat kunjung. Hal itulah yang kemudian menjadi alasan kepala perpustakaan UIN Alauddin Makassar terus melakukan terobosan-terbosan baru guna untuk meningkatkan minat kunjung. 

Salah satu rencana kedepannya yakni pengadaan bioskop baca, Kepala UPT Perpustakaan Quraisy Mathar mengatakan harapan dengan adanya bioskop baca ini agar orang yang awalnya hanya suka nonton akhirnya jadi suka perpustakaan juga.

"Jadi dalam bioskop itu akan tetap ada rak-rak buku agar ketika pemustaka menunggu jeda film, mereka bisa sambil baca buku," ujarnya saat ditemui di ruangannya. Rabu (18/05/2016)

Adapun mengenai film yang akan ditayangkan nantinya yaitu film dokumenter berupa film-film edukasi, dan sesekali juga akan diputar film yang sedang tren dibulan itu.

Ia pun menuturkan bahwa tidak mudah mengelolah tiap hari bioskop baca, tetapi akan tetap mengupayakan untuk buka tiap hari dengan jumlah peserta yang dibatasi.

"Kita tidak punya ruangan yang cukup untuk menampung ribuan pengunjung perpustakaan tiap hari, karena sebenarnya ini adalah bioskop mini jadi kita mungkin akan memutar beberapa sesi nantinya," ungkapnya.

Lanjut, ia mengatakan jika koleksi perpustakaan bagus tapi layanannya tidak bagus maka tidak akan berguna. Sebaliknya, jika koleksinya tidak terlalu bagus tapi kalau layanannya bagus maka perpustakaan itu akan terlihat hidup.

"Saya memilih opsi yang kedua, mungkin koleksi saya tidak lebih bagus dibanding dengan perpustakaan yang koleksinya lebih duluan bagus tapi saya mencoba bagaimana menghidupkan perpustakaan itu agar dikunjungi," tutupnya.

Penulis: Nur Isna
Editor: Fadhilah Azis

Gelar Upgrading, Pengurus LK Harus Pahami Peran dan Fungsi

Ilustrasi |Aktual.com
Washilah— Pengurus Dewan mahasiswa (Dema) bersama Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi, Ilmu Ekonomi dan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) melaksanakan upgrading kepengurusan. 

Kegiatan dengan tema “Membangun solidaritas kepengurusan dalam upaya reaktivasi peran dan fungsi lembaga kemahasiswaan di FEBI” tersebut dilaksanakan di Lecture Theatre (LT) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH). Selasa (17/05/2016)

Ketua Dema Samsuardi Said mengatakan dari empat jurusan yang ada, hanya jurusan Ekonomi Islam yang tidak terlibat dalam upgrading tersebut.

“Saya sudah konfirmasi ke ketua HMJ nya, tapi tidak ada tindak lanjut dari saudara yang bersangkutan,” ujarnya.

Lanjut Ardi begitu ia kerap disapa, upgrading dilaksanakan agar pengurus Lembaga Kemahasiswaan (LK) mengetahui fungsi dan perannya. 

Upgrading ini bertujuan bagaimana pengurus mengetahui fungsi dan perannya. Selain itu, antusias dari pengurus untuk memahami dan menyimak apa yang disampaikan oleh pemateri,” ungkapnya.

Ardi juga menambahkan selain untuk mempererat silaturahim, kedepannya tidak ada sekat yang mengahalangi hubungan antar pengurus khususnya di FEBI. 

“Saya berharap pertama, bagaimana kemudian teman-teman di Dema Maupun HMJ bersinergitas. Kedua, pengurus harus mengetahui peran, khususnya di kepengurusan saya serta agar antar LK tetap menjalin silaturrahim yang baik, tidak ada sekat,” tutupnya.

Penulis: Desy Monoarfa
Editor: Fadhilah Azis

Selasa, 17 Mei 2016

Redam Konflik Birokrasi dan Mahasiswa Melalui Dialog Interaktif

Dialog Interaktif yang diadakan oleh HMJ Manajemen Dakwah (MD) berlangsung di Gazebo Multifungsi  Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK). Tampak mahasiswa begitu antusias mengikuti dialog tersebut. Selasa (17/05/2016).
Washilah--Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Dakwah (MD) mengadakan Dialog Interaktif yang berlangsung di Gazebo Multifungsi Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), selasa (17/05/2016).

Dialog yang bertajuk “Apa Kabar Lembaga Kemahasiswaan?” itu bertujuan untuk membuka jalan bagi konflik yang sering terjadi antara birokrasi dan mahasiswa yang selalu kontras serta perkembangan lembaga kemahasiswaan.

Dialog tersebut menghadirkan pembicara yakni Dekan Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP) Prof Natsir Siola, Wakil Dekan II FDK Dr Mahmudin SAg, Dan Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Sains dan Teknologi (FST).

Dalam dialog tersebut Wakil Dekan II, Dr Mahmudin SAg mengatakan bahwa perkembangan kelembagaan Mahasiswa FDK sudah baik.

“Di FDK ada ketua HMJ perempuan, artinya lembaga kemahasiswaan itu sudah sangat terbuka dan demokratis,” ujarnya.

Ketua Jurusan MD Dra St Nasriah dalam sambutannya mengaku bangga.

“Saya bangga dengan terlaksananya kegiatan ini,” tuturnya.

Mantan Ketua Dewan Mahasiswa (Dema) FDK, Taufiq Rahman juga menambahkan bahwa dialog seperti itu sangat baik, karena bisa membuka mata birokrasi dan mahasiswa agar bisa bekerjasama dengan baik dan menyelesaikan masalah tanpa ada kata anarkis.


Penulis: Anugrah Ramadhan/Erwin
Editor: Afrilian C Putri

Jurnalistik Gandeng MIWF Gelar Seminar Internasional dan Pelatihan KTI

Sukseskan Seminar Internasional dan pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang digelar di Gedung Auditorium UIN Alauddin Makassar. pada tanggal 18-20 mei 2016 mendatang.
Washilah--Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Jurnalistik, bekerjasama dengan Makassar International Writer Festival (MIWF) selenggarakan Seminar Internasional dan pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI). Pelatihan Karya Tulis Ilmiah dilaksanakan pada tanggal 18-20 mei 2016 mendatang, sedangkan Seminar Internasional dilaksanakan tanggal 19 mei mendatang yang bertempat di Gedung Auditorium UIN Alauddin Makassar.

Pada Seminar Internasional yang bertajuk “Citizen Journalism: Conflict And Disartes In Writers Eyes,” akan hadir pembicara dari luar negeri, Penulis buku Centini yang juga adalah Penyiar Radio asal Prancis Elisaberth D Inandiak dan Penulis yang juga Wartawan freelance asal Iran Sanaz Fotouhi. Selain itu, turut hadir Sutradara Film Surat Dari Praha dan Cahaya Dari Timur Irfan Ramli.

Sedangkan pelatihan KTI akan diselenggarakan pada Rabu hingga jumat mendatang menghadirkan Maman Suherman sebagai pembicara yang membahas mengenai Jurnalisme Investigasi.

Kedua kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari acara Makassar International Writers Festival (MIWF) 2016.

Penulis: Erlangga Rokadi
Editor: Afrilian C Putri

Jurnalistik Adakan Pelatihan KTI dan Seminar Internasional

Pelatihan Karya Tulis Ilmiah dan seminar internasional digelar oleh Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Seminar bertajuk “Conflict and Disaster in writer eyes” tersebut mendatangkan pemateri-pemateri yang berkompeten dibidangnya. Bertempat di Gedung Auditorium UIN Alauddin Makassar. Selasa (17/05/2016)
Washilah--Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) menggelar pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan seminar internasional pada 18-19 Mei 2016. Seminar bertajuk “Conflict and Disaster in writer eyes” tersebut mendatangkan pemateri-pemateri yang berkompeten dibidangnya. Elizabeth Inandiak asal Prancis, Sanaz Fatauhi asal Iran dan Irfan Ramli asal Indonesia akan berkolaborasi bersama mengupas tiap problema konflik dan bencana dimata sang penulis. Selain itu, hadir pula Maman Suherman yakni Jurnalis Investigasi. Kegiatan tersebut bertempat di Gedung Auditorium UIN Alauddin Makassar, selasa (17/05/2016).

Aliansi Journalist Independent (AJI) secara langsung mengusulkan untuk mendatangkan keempat narasumber tersebut dan secara langsung akan dipantau oleh tiga dosen jurusan Jurnalistik A. Fauziah Astrid selaku ketua AJI Makassar, Dr Firdaus dan Andi Fadly.

Ketua Jurusan Jurnalistik Drs Alamsyah mengatakankan, seminar ini adalah salah satu program lanjutan jurusan jurnalistik. Inisiatif pertama kali untuk mengadakan seminar internasional ini mulai diprogram tahun lalu ketika Dr Firdaus Muhammad M Ag menjabat sebagai Ketua Jurusan Jurnalistik dan ia kala itu sebagai Sekretaris Jurusan Jurnalistik.

Alamsyah juga menambahkan, tahun lalu mereka mengundang pemateri dari Amerika dan india, yang diadakan di Lecture Teather (LT) Gedung Rektorat lantai empat, dan mahasiswa sangat excited, bahkan ruangan yang disediakan tidak cukup menampung mahasiswa, sehingga hal itu yang mendasari pihak jurusan menggunakan Auditorium.

“Dekan FDK Dr Abd Rasyid S Ag bersama wakil dekan sejajaran mengapresiasi kegiatan ini baik secara moral dan materi, serta dana yang digelontorkan untuk operasional acara ini yakni sebahagian dari Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN),” jelas Alamsyah kepada washilah.com.

Sekrtaris Jurnalistik Jurnalistik Syamsidar SAg mengatakan bahwa seminar ini salah satu upaya untuk memupuk skill mahasiswa jurnalistik sesuai integrasi keilmuannya guna menopang profesinya nanti.

“Lewat event-event seperti seminar, jurusan mengupayakan mengasah bakat para mahasiswa agar nantinya alumni Jurnalistik memberi kontribusi karena ini menjadi barometer tim asesor  untuk peningkatan akreditasi jurusan,” ujarnya.

Penulis: Epi Aresih
Editor: Afrilian C Putri

Senin, 16 Mei 2016

Puisi "Untukmu JUSUF KALLA, Susah dan Sudah!" Oleh Febri Ramadhani

Sumber: Int
Jusuf Kalla…
Dirimu Bugis, diriku Bugis.
Ku akui susah menjadi sepertimu!
Kau pengusaha juga politisi
Kau PEMIMPIN altruistik jg Negarawan

Bagiku kau The King Of Bugis Modern
Titah Raja memang tak mengalir secara bilogis dalam dirimu, tapi secara Ideologis.
Darahmu bukan darah biru, tapi darah Merah Putih, Bangsa Indonesia.

Pribahasa hidup,
Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang dan manusia mati meninggalkan NAMA.
Itulah subtansi dirimu.

Yah...Ku akui SUSAH menjadi sepertimu
Tapi harapku dengan berimajinasi
20 Tahun dimasa depan yg cerah
Aku berkata...
Yah...Ku akui SUDAH menjadi sepertimu!

Tatkala membaca sejarahmu
Aku berkata, JK manusia biasa,
yang tidak biasa.
Perjuanganmu dari mahasiswa sampai menjadi Negarawan sejati, itu tidak mudah.
Tak semudah membalikkan telapak tangan.

Apalah daya diriku ini...
Tangan tak sampai, kaki tak bertumpu,
Bagai si bungkuk merindukan bulan,
Besar pasak dari pada tiang
Dan jauh panggang dari api!
Jauh bagaikan BUMI dan LANGIT.

Usiahmu mulai menua,
Keriput tulang pipimu simbol pengabdian
Sejarah mencatatmu, tak terlupa.
Akan ada sepertimu 20 tahun kedepan.
Harapku berimajinasi !

*Penulis adalah Mahasiswa Ilmu Hukum semester enam Fakultas Syariah dan Hukum.

Jarang Terbuka, Mahasiswa FSH Keluhkan Kegunaan Laboratorium Yustisi

Laboratorium Yustisi yang tampak tertutup, dengan tulisan tata tertib yang tertempel didepan pintu masuk Laboratorium. Laboratorium Yustisi sendiri berada di Fakultas Syariah dan Hukum.
Washilah--Berbicara mengenai Laboratorium Yustisi yang berada di Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), memang masih banyak mahasiswa FSH yang belum mengetahui tentang Laboratorium tersebut.

Saiful Mustafa salah seorang mahasiswa semester empat jurusan Ilmu Hukum mengatakan, Laboratorium Yustisi itu jarang terbuka dan jika terbuka hanya digunakan buat agenda semisal latihan persiapan kompetisi.

"Berikanlah program khusus agar kita sebagai mahasiswa bisa merasakan juga,” ujarnya. (14/05/2016)

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jurusan Ilmu Hukum Rahman Syamsuddin menjelaskan tentang kegunaan dari Laboratorium Yustisi.

“Jadi Laboratorium Yustisi ini hanya digunakan untuk seminar proposal. Penggunakan laboratorium ini sangat dijaga, oleh sebab itu bila ingin memakainya kita diwajibkan untuk bersurat perihal peminjaman laboratorium yang ditujukan kepada Dekan FSH,” jelasnya.

Lebih lanjut Rahman menuturkan, tahun ini ia tidak lagi menjabat sebagai pemegang Laboratorium Yustisi, dan dialihkan kepada Safriani yang juga dosen dari Jurusan Ilmu Hukum. Adapun mahasiswa yang bisa menggunakan Laboratorium itu hanya mahasiswa semester enam, tujuh dan delapan.

“Karna pada semester itulah mereka mendapatkan mata kuliah yang mengharuskan ada praktek sidang nya,” ujarnya.

Selain itu Rahman juga menjelaskan perihal Laboratorium Yustisi bukanlah ruang kelas yang bisa digunakan untuk setiap semester yang ada di FSH.

“Berbeda dengan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang hampir setiap mata kuliahnya mengharuskan menggunakan laboratorium,” ujarnya.

Rahman juga mengatakan bahwa yang memakai Laboratorium Yustisi itu akan dibimbing oleh dosen yang ditunjuk langsung oleh Dekan untuk membimbing mereka selama menggunakan laboratorium. Hal ini dikarenakan banyak fasilitas didalam laboratorium yang harus dijaga keberadaannya.

Penulis: Rena Rahayu/Nurjannah
Editor: Afrilian C Putri

Lolos Lomba Jurnal Nasional, Mahasiswa UIN Jadi Pemakalah di UGM

Suasana persiapan seminar nasional Ke-2 Universitas Gajah Mada (UGM), dimana yang menjadi pemakalah adalah dua Mahasiswa UIN Alauddin yang lolos dalam lomba Jurnal Nasional. Seminar tersebut berlangsung di Auditorium Merapi Fakultas Geografi UGM. Kamis (12/052016)
Washilah--Dua Mahasiswa Jurusan Teknik Perencana Wilayah dan Kota (PWK) UIN Alauddin Makassar lolos dalam lomba Jurnal Nasional dan menjadi salah satu pemakalah dalam seminar nasional ke-2 Universitas Gajah Mada (UGM). Seminar dengan tema “Pengelolaan Pesisir dan Daerah Aliran Sungai” tersebut berlangsung di Auditorium Merapi Fakultas Geografi UGM Jogjakarta, kamis (12/052016).

Kedua mahasiswa adalah Akbar B Mappagala dan Muhammad Arief DK. Mereka didampingi oleh Fadhil Surur yang merupakan salah satu dosen Teknik PWK. Karya tulis yang berjudul “Arahan Pemanfaatan Ruang Kepulauan Tanakeke Kabupaten Takalar” itu lulus dalam proses seleksi abstrak dan diundang menjadi salah satu pemakalah. Karya ini juga merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa dan dosen yang ada di jurusan Teknik PWK.

Akbar B Mappagala mengucapkan terima kasih kepada ketua jurusan dan seluruh dosen Teknik PWK. Ia juga berharap kedepannya tercipta karya tulis yang lebih inovatif untuk mendukung visi dan misi jurusan Teknik PWK.

“Harapan kami kedepan, agar tercipta karya tulis yang lebih inovatif terkhusus untuk mendukung visi dan misi jurusan Teknik PWK dan secara umum dapat memberi sumbangsih bagi penataan ruang di Indonesia.

Penulis: Ridha Amaliyah
Editor: Afrilian C Putri

Minggu, 15 Mei 2016

Coming Soon Talk Show and Beauty Festival With WARDAH

Talk Show "Bussines Opportuniity With Startup and Beauty Festival with Wardah" akan digelar pada Kamis 26 Mei 2016 mendatang. Acara yang didukung oleh Jurusan Sistem Informasi itu membuka pendaftaran mulai dari tanggal 16-24 Mei 2016 dengan biaya pendaftaran sebesar Rp.75.000,00.
Washilah--Wardah Beauty Agent (WBA) Makassar akan melaksanakan Talk Show “Busines Opportunity With Start Up & Beauty Festival With WARDAH” pada Kamis 26 Mei 2016 mendatang. Bertempat di Lecture Theatre (LT) Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar.

Acara yang akan berlangsung pada pukul 09:00 pagi itu akan diisi dengan Beauty Class atau demo make up dan tutorial make up oleh tean Art Wardah Cosmestics serta Beauty Show atau fashion show dengan tema pasteldoll.

Acara yang didukung oleh Jurusan Sistem Informasi itu membuka pendaftaran mulai dari tanggal 16-24 Mei 2016 dengan biaya pendaftaran sebesar Rp.75.000,00. Adapun yang mempunyai usaha baik pakaian ataupun kuliner dapat membuka stand selama acara berlangsung. Beauty Boot (All tenant and photobooth) dibuka dengan biaya Rp.350.000,00 dilengkapi dengan meja, kursi, dan listrik bila diperlukan. Pendaftaran Beauty Boot dibuka mulai tanggal 14-20 Mei 2016.

Adapun fasilitas yang didapatkan selama acara berlangsung ialah sertifikat, goodie bag dari wardah dan hadiah untuk para pemenang best make up dan fashion shop.

Informasi pendaftaran hubungi:

Id line : ffatimahazzahra
BBM   : 583923D3
Hp      : 0852-5637-6048
WA     : 0852-9876-9902

Penulis: Rena Rahayu
Editor: Afrilian C Putri

Energi Untuk Negeri Melalui GenBi Goes To School

Komunitas penerima beasiswa Bank Indonesia (BI), Generasi Baru Indonesia (GenBi) komisariat UIN Alauddin Makassar saat berfoto bersama dengan siswa SDN Pattapang pada kegiatan GenBi Goes To School. Kegiatan tersebut bertempat di Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa.
Washilah--Generasi Baru Indonesia (GenBi) komisariat UIN Alauddin Makassar mengadakan kegiatan GenBi Goes To School yang diadakan selama dua hari pada tanggal 13-14 Mei 2016.

Kegiatan yang berlangsung di SDN Pattapang, Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa itu, melakukan beberapa kegiatan seperti sosialisasi mengenai budaya menabung sejak dini, penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat, kerja bakti lingkungan dan penanaman bunga-bunga di pekarangan sekolah serta games lainnya.

Komunitas penerima beasiswa Bank Indonesia (BI) ini juga memberikan beasiswa kepada siswa kelas enam Sekolah Dasar (SD) dan pemberian atribut kelas dan bantuan buku pelajaran.

Tidak hanya fokus terhadap anak SD Pattapang saja, GenBi juga melakukan Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali permasalahan yang terjadi di masyarakat.

GenBi sendiri telah berdiri sejak tanggal 11 Nopember 2011 dan dana yang mereka gunakan selama kegiatan ini merupakan dana kas dari GenBi yang mereka peroleh dari proposal, usaha lepas dari pengurus serta bantuan langsung dari BI. Dalam struktur GenBi sendiri terdapat empat deputi yakni deputi pendidikan, kesehatan masyarakat, lingkungan hidup dan kewirausahaan. Untuk kegiatan kali ini, deputi pendidikan lah yang memiliki program kerja untuk GenBi Goes To School.

“Alhamdulillah, baru tahun ini kegiatan ini diadakan dalam kepengurusan saya,” ujar ketua GenBi Reza Pebriansyah yang diwawancarai via Line. Minggu (15/05/2016)

Reza sangat berharap, GenBi akan terus memberikan semangat dan energi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat layaknya slogan mereka “Energi Untuk Negeri”.

“Semoga kedepannya GenBi bisa terus melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia khususnya Sulawesi Selatan,” tutupnya.

Penulis: Rena Rahayu
Editor: Afrilian C Putri

Melalui TAGANA, Mahasiswa Berlatih Menangani Bencana

Jurusan Kesejahteraan Sosial melakukan pelatihan rutin Tagana setiap hari Sabtu petang, bertempat di halaman Kampus FDK bersama instruktur Drs Syakhruddin DN Msi. Pelatihan itu menjadi wajib bagi Mahasiswa Jurusan Kesos untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dalam penanganan bencana berbasis kampus. Sabtu (14/05/2016)
Samata--Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang dibina dan dikembangkan Kementerian Sosial RI dan berbasis masyarakat, dimaksudkan untuk menjawab tantangan zaman dan perubahan dari paradigma penanganan bencana dari prinsip responsif menjadi kesiapsiagaan.

Menjawab tantangan tersebut, maka institusi Sosial di masing-masing provinsi, kabupaten/kota melakukan pembinaan secara berjenjang, mulai dari Tagana Mula, Tagana Madya dan Tagana Utama.

Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar yang mempunyai jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Konsentrasi Kesejahteraan Sosial  (PMI/Kesos), dengan sendirinya memiliki tanggungjawab dibidang penanganan bencana, baik sebelum, saat dan sesudah bencana terjadi.

Sebagai tindak lanjut dari MOU (Momerandum of Understanding) antara Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, khususnya pada Jurusan Kesejahteraan Sosial maka dilakukan kegiatan pelatihan rutin Tagana setiap hari Sabtu petang, bertempat di halaman Kampus FDK bersama instruktur Drs Syakhruddin DN Msi.

Pelatihan ini menjadi wajib bagi Mahasiswa Jurusan Kesos, karena selain menjadi bagian dari praktikum bidang penanganan bencana, sekaligus sarana untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dalam penanganan bencana berbasis kampus, terutama pada tataran “Advokasi Sosial” bagi korban bencana.

Dekan FDK Dr Rasyid Masri menyambut baik kegiatan Tagana yang secara rutin dilaksanakan setiap sabtu petang.

“Kegiatan ini bernilai positif, selain untuk menambah ilmu pengetahuan dibidang kebencanaan, sekaligus untuk mempersiapkan mahasiswa sebagai seorang pekerja sosial yang handal,” tuturnya. Sabtu (14/05/2016).

Ketua Jurusan PMI/Kesos Dra St Aisyah BM SSos I mengatakan, Pelbagai kegiatan yang telah dilaksanakan diantaranya, mengikuti Jambore Taruna Siaga Bencana di Banjarmasin, ikut serta dalam setiap pelatihan yang dilaksanakan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan.

“Pada tahun ini, kegiatan Jambore Tagana dilaksanakan di Kota Balikpapan dan Tagana Kompi UIN diharapkan dapat mengikuti kegiatan tersebut," ujarnya.

Citizen Report: Syakhruddin DN
Editor: Afrilian C Putri

Mencetak Wirausaha Muda Kampus Melalui Basic Entrepreneur Orientation

Koperasi Mahasiswa Sultan Alauddin menggelar Basic Entrepreneur Orientation IX. Kegiatan tersebut bertempat di
Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) lantai satu UIN Alauddin Makassar. Minggu (15/05/2016)
Gowa--Koperasi Mahasiswa Sultan Alauddin baru saja menggelar acara pembukaan pendidikan dan pelatihan dasar koperasi yang dikenal dengan nama Basic Entrepreneur Orientation IX. Kegiatan tersebut terselenggara pada tanggal 14-15 Mei 2016 yang bertempat di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) lantai satu UIN Alauddin Makassar. Kegiatan tersebut mengusung tema “Open Your Mind To Entrepreneur, Wattunnami Berwirausaha.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan Muh. Ismail SE MM, Ketua Divisi kepemudaan DEKOPINWIL Sulawesi Selatan Agus Salim Rahman SE MSi, Ketua BKPK Sulawesi Selatan Muh. Risal Ssi, Dewan Pembina, Dewan Senior KOPMA Sultan Alauddin, UKM sejajaran UIN Alauddin Makassar, tamu undangan dari Koperasi Mahasiswa ALMAMATER UNM, serta diikuti oleh 37 Peserta dari mahasiswa-mahasiswi UIN Alauddin Makassar dan lima peserta dari STIKES Panakkukang.

Dalam sambutannya Ketua Umum Koperasi Mahasiswa Sultan Alauddin Tahun Buku 2016 mengatakan, Berorganisasi di Koperasi Mahasiswa tidak hanya mengajarkan kita untuk menjadi organisatoris, melainkan juga membuka peluang mengembangkan jiwa wirausaha dan juga tentunya membuka peluang menjadi pengusaha-pengusaha muda di masa mendatang.

“Keikhlasan berkoperasi serta semangat membangun merupakan hal yang harus kita tekankan kepada setiap kader nantinya,” tuturnya. Minggu (15/05/2016).

Pendidikan dan pelatihan koperasi bertujuan untuk memberikan pengetahuan perkoperasian serta peningkatan keterampilan teknis yang dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan, oleh koperasi dan atau pihak-pihak diluar koperasi yang terarah kepada unsur-unsur gerakan koperasi dan masyarakat dengan tujuan agar anggota koperasi memiliki pengetahuan, pemahaman, kesadaran, keperilakuan dan keterampilannya dalam berkoperasi serta mengerti dan termotivasi menjadi anggota koperasi secara sukarela.

Selain itu, Muh. Ismail dalam sambutannya mengatakan, menjadi kader koperasi bisa membuka peluang untuk menjadi pengusaha yang sukses di usia dini.

“Yang diharapkan adalah kader koperasi harus mampu memenuhi kebutuhannya secara mandiri,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, diharapkan sebagai langkah awal untuk melahirkan wirausaha-wirausaha muda kampus yang menjalankan kegiatannya berdasar pada prinsip-prinsip koperasi.

Citizen Report: Kopma
Editor: Afrilian C Putri

Ini Dia Tiga Pejabat Baru UIN Alauddin

Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Musafir melantik tiga pejabat baru periode 2015-2019. Pelantikan tersebut bertempat di Gedung Rektorat lantai empat. Rabu (11/05/2016)
Washilah--Sesuai dengan keputusan Rektor UIN Alauddin Makassar  No. UIN 06:/55/56/57 2016 tentang Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LP2M), dan Direktur Pascasarjana (PPS) UIN Alauddin. Dengan demikian, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Musafir melantik tiga pejabat baru periode 2015-2019. Pelantikan tersebut bertempat di Gedung Rektorat lantai empat. Rabu (11/05/2016).

Adapun nama-nama yang menduduki jabatan tersebut yakni, Prof Dr Sabri Samin sebagai Direktur Pascasarjana, dan Prof Dr Saleh Tajuddin sebagai ketua LP2M, serta  Prof Dr M Ghalib sebagai ketua LPM.

Prof Dr Sabri Samin menggantikan pejabat PPS sebelumnya yakni Prof Ali Parman yang telah tutup usia. Prof Dr Saleh Tajuddin menggantikan penjabat LP2M sebelumnya yakni Prof Natsir A Baki.

Dalam kesempatan itu Rektor UIN Alauddin Prof Musafir menyampaikan, ketiga pejabat tersebut harus berbenah. Alasannya karena lembaga tersebut banyak mendapat sorotan sehingga perlu pembenahan.

“Kita banyak disorot oleh beberbagai pihak terkait penguasaan metodologi di pascasarjana, dan begitu pun dengan LP2M mendapat sorotan dari UIN Community di Watsapp, serta LPM juga mendapat sorotan dari luar, kritikan ini tidak semuanya benar,” ujarnya.

Musafir juga menambahkan, mahasiswa pascasarjana dalam proses penyelesaian khususnya penyelesaian akhir, tesis dan disertasinya muncul berbagai anggapan. Disertasi yang dibuat rasa tesis, dan tesis rasa skripsi, dan yang paling mengerikan disertasi rasa skripsi.

Mantan Wakil Rektor II tersebut menambahkan, hal itu terjadi karena penguasaan metodologi penulisan disertasi dan tesis tidak dikuasai mahasiswa sehingga perluh diperbaiki.

“Jangan sampai kita lebih memilih prosedur dari pada substansi,” Ujarnya.

Lanjutnya lagi, LP2M mengembangkan dua misi penelitian dan pengabdian masyarakat, kita ketahui  sesuai yang ditetapkan peraturan menteri agama 30% anggaran APBN masuk di LP2M dananya cukup besar. Namun dibidang penelitian masih menggunakan pola-pola lama, walaupun kita merasa puas dengan hal itu, akan tetapi jika dilihat dengan perguruan tinggi maju kita masih jauh tertinggal.

Dengan  itu Musafir mengatakan, penelitian di LP2M UIN ini akan lebih besar jika melakukan kolaborasi internasional beberapa perguruan tinggi atau pihak-pihak yang ada diluar negeri. Bukan hanya dana APBNnya yang diandalkan.

Penulis: Nurjannah
Editor: Afrilian C Putri